Alexander Fleming

ALEXANDER FLEMING

(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/Alexander_Fleming.jpg)

            Alexander Fleming, penemu penicillin, lahir tahun 1881 di Lochfield, Skotlandia. Setamat dari sekolah kedokteran Rumah Sakit St. Mary di London, Fleming menceburkan diri dalam bidang penelitian imunitas. Belakangan, selaku dokter tentara pada Perang Dunia I, dia mempelajari mengenai infeksi pada luka dan dia menemukan bahwa banyak antiseptik merusak sel badan lebih daripada dia merusak kuman. Fleming sadar, apa yang diperlukan adalah sesuatu yang selain membunuh bakteri tapi tidak merusak dan berbahaya buat sel tubuh manusia.

Sesudah perang, Fleming kembali ke rumah sakit St. Mary. Tahun 1922, selagi melakukan penelitian di situ dia menemukan yang disebutnya lysozyme. Lysozyme oleh tubuh manusia, terdiri dari komponen yang terdiri baik lendir maupun titik cairan air mata yang tidak mengandung bahaya bagi sel tubuh manusia. Komponen itu akan melumpuhkan kuman tertentu, tapi sayangnya tidak efektif pada kuman khusus yang berbahaya bagi manusia. Penemuan itu, betapapun menariknya, tidaklah punya makna yang besar.

Baru tahun 1928 Fleming berhasil menemukan sesuatu yang berarti. Laboratoriumnya membiakkan bakteri “staphylococcus”, dibeiarkan terbuka begitu saja di udara dan menjadi kotor dan busuk. Fleming menemukan dalam pembiakkan sekitar pembusukan itu, bakteri menjadi cair. Dengan cepat dia menyimpulkan bahwa pembusukan itu menghasilkan sesuatu substansi yang beracun terhadap bakteri “staphylococcus”. Segera dia mampu menunjukkan substansi serupa berada pada pertumbuhan berbagai jenis bateri yang berbahaya. Substansi itu yang diberi nama penicillin sesudah kejadian pembusukan (penicillium notatum) bukanlah merupakan cairan baik bagi manusia maupun hewan.

Hasil penemuan Fleming ini disiarkan tahun 1929, tapi pada mulanya tidak banyak menarik perhatian. Fleming mengemukakan bahwa penicillin punya arti penting buat pengobatan. Namun, dia sendiri tidak mengembangkan teknik untuk memurnikan penicillin, dan lebih dari sepuluh tahun lamanya obat yang penting itu tetap tinggal terlantar.

Akhirnya, diujung tahun 1930-an, dua peneliti bidang kedokteran Inggris, Howard Walter Florey dan Ernst Boris Chain menemukan tulisan Fleming. Mereka mengkaji kembali hasil kerja Fleming dan menyempurnakan dan membuat jelas hasilnya. Mereka kemudian memurnikan penicillin, mencoba substansi tersebut pada laboratorium binatang. Tahun 1941 mereka mencoba penicillin pada manusia yang menderita sakit. Percobaan mereka dengan jelas membuktikan bahwa obat baru ini punya potensi yang menakjubkan.

Atas dorongan pemerintah Inggris dan Amerika Serikat, pabrik obat-obatan kini mulai terjun dan menaruh perhatian dan dengan cepat mengembangkan metode memproduksi penicillin dalam jumlah besar-besaran. Mulanya, penicillin hanya disediakan untuk penggunaan para korban perang, tapi tahun 1944 dapat digunakan oleh masyarakat sipil di Inggris dan Amerika Serikat. Manakala perang usai di tahun 1945, penggunaan penicillin sudah menyebar ke seluruh dunia.

Penemuan penicillin amat menggugah penelitian bidang antibiotik lain, dan penelitian berikutnya telah membuahkan berbagai “obat ajaib” namun, penicillin tetap merupakan antibiotik yang paling luas dipakai.

Salah satu sebab yang membuat keunggulannya langgeng adalah: penicillin efektif untuk melawan berbagai rupa mikro organisme yang berbahaya. Obat ini berguna untuk penyembuhan sipilis, gonorrhea, diphtheria, juga berbagai macam arthiritis, bronchitis, scarlet, lever, gangrene dan banyak lagi.

Keuntungan penicillin lainnya adalah relatif aman dipakai. Dosis 50.000 unit penicillin efektif untuk melawan berbagai infeksi. Dan suntikan 100 juta unit penicillin sehari tak menimbulkan efek apa-apa. Meski sebagian kecil orang alergi terhadap penicillin, bagi banyak orang merupakan obat yang dapat mematangkan daya tahan dan pengamanan.

Sejak penicillin telah menyelamatkan jutaan nyawa orang dan pasti akan menyelamatkan nyawa lebih banyak lagi di masa depan, sedikit sekali yang berbeda paham mengenai arti penicillin penemuan Fleming. Tempat yang tepat baginya dalam daftar urutan ini (ke-45) tergantung, tentu saja sampai seberapa jauh orang memberi arti kepada peranan yang diberikan oleh Florey dan Chain. Saya rasa, sebagian terpokok jasa dan peranan ada pada Fleming yang telah menemukan penemuan yang esensial. Tanpa Fleming, orang memerlukan waktu bertahun untuk menemukan penicillin. Begitu dia mengumumkan hasil penemuannya, cepat atau lambat akan terjadi juga penyempurnaan-penyempurnaan dan memproduksinya secara lebih murni.

Fleming menikah dan hidup bahagia dengan didaruniai seorang anak. Tahun 1945 dia meraih Hadiah Nobel (Nobel Prize) untuk jasa penemuannya, dan membagi hadiah itu kepada Florey dan Chain. Dia tutup usia pada tahun 1955.

Sumber: Hart, Michael H. 1984. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. Diterjemahkan oleh H. Mahbub Djunaidi. Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s